Konsistensi Mufid Mengukir Prestasi di Berbagai Kompetisi
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan, M. Annas Mufid, menjuarai berbagai kompetisi karya ilmiah
Yogyakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Muhammad Annas Mufid, mahasiswa angkatan 2024 yang akrab disapa Mufid, menunjukkan konsistensi luar biasa dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik dan nonakademik, mulai dari tingkat universitas hingga internasional.
Sejak awal masa perkuliahan, Mufid aktif terlibat dalam beragam ajang lomba dengan membawa inovasi berbasis solusi sosial, literasi, dan kreativitas media. Upaya tersebut membuahkan hasil melalui sederet capaian prestasi yang tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga Program Studi Ilmu Perpustakaan dan institusi.
Salah satu prestasi awal, diraih pada Exact Essay Cup (EEC) dalam ajang Kalijaga Competition Talent (KCT) Piala Rektor UIN Sunan Kalijaga yang berlangsung pada 11–21 November 2024. Melalui inovasi Cytra Soap, Mufid berhasil meraih Juara II tingkat Universitas dengan bimbingan Dr. Syifaun Nafisah, S.T., M.T.
Tidak berhenti di bidang akademik saja, Mufid juga menunjukkan kepeduliannya terhadap isu literasi melalui karya audio-visual. Pada 6 Mei 2025, ia mengikuti Lomba Video Konten Literasi Film Pendek yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY sebagai tuan rumah. Mengangkat tema perkembangan perpustakaan, budaya baca, dan literasi digital, karya Mufid berhasil masuk 50 besar tingkat nasional.
Prestasi nasional kembali diraih pada ajang Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa (PRISMA) Universitas Mataram yang dilaksanakan pada 25 Mei 2025. Melalui inovasi KIRAI, sebuah pestisida alami ramah lingkungan, Mufid memperoleh Juara Harapan II tingkat nasional dengan bimbingan Satiti Ratnasari, S.Si., M.Sc.
Capaian tertinggi diraih pada International Sport and Art Competition of Public Administration (ISCOPA) yang diselenggarakan oleh Universitas Nasional. Dalam kategori Video Iklan Layanan Masyarakat, ia berhasil meraih Juara I tingkat internasional. Penghargaan tersebut diterima secara langsung di Jakarta pada 29 Agustus 2025, kembali di bawah bimbingan Dr. Syifaun Nafisah, S.T., M.T.
Selain prestasi lomba, Mufid juga memperoleh pengakuan institusional sebagai Penerima Kalijaga Changemaker, sebuah anugerah universitas bagi mahasiswa yang dinilai solutif dan inovatif dalam merespons persoalan sosial. Inovasi yang diusung bertajuk Media Pembelajaran Inklusif Super-Talent, yang berfokus pada penguatan akses belajar bagi kelompok inklusif.
Puncaknya, pada tahun 2025, Mufid dianugerahi Kalijaga Prestasi oleh Universitas sebagai mahasiswa berprestasi kategori nasional beregu, menegaskan konsistensi dan kontribusinya dalam berbagai capaian kompetitif.
Di balik deretan prestasi yang telah dicapainya, ia menegaskan bahwa semua tidak diperoleh secara instan. Sejak semester pertama, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan, baik internal maupun eksternal kampus, mulai dari HMPS, UKM, Humas Prodi, hingga Organisasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (OMIP). Kebiasaan membaca buku, artikel, dan berita isu sosial-politik turut memperkaya gagasan yang kemudian dikembangkan menjadi inovasi lomba.
Menurutnya, relasi dan pengalaman merupakan modal penting dalam membangun potensi diri. Keaktifan berorganisasi membuka ruang jejaring sekaligus kesempatan untuk terlibat sebagai delegasi dalam berbagai kompetisi.
Kisah Mufid menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Ilmu Perpustakaan memiliki peluang besar untuk berkarya dan berprestasi lintas bidang. Dengan menjaga konsistensi, berani mencoba, serta kemauan belajar dari proses, prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang dijalani dengan kesungguhan.
Penulis: Athallah Akmal B (akb)