Tim Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Jadi Presenter Konferensi Internasional 10th I-LISS di UiTM Malaysia
Marwiyah, S.Ag., S.S., M.LIS, dosen Ilmu Perpustakaan
Shah Alam, 26 Agustus 2026 — Tim dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang terdiri atas Marwiyah, S.Ag., S.S., M.LIS., Dr. Labibah, MLIS., Thoriq Tri Prabowo, M.IP., Ph.D, dan Lilih Deva Martias, M.Sc berpartisipasi dalam sebuah ajang konferensi internasional bergengsi yaitu 10th International Library And Information Science Society Conference (I-LISS 2026) yang diselenggarakan di Hotel UiTM Shah Alam Malaysia pada 26-28 Agustus 2026
Dalam konferensi tersebut, tim dosen mempresentasikan hasil riset berjudul "A Comparative Analysis of Digital Literacy Competencies Among Generation Z Across Demographic Segments in Indonesia". Penelitian kuantitatif ini melibatkan 943 responden Generasi Z di Kabupaten Sleman untuk mengukur tingkat kecakapan literasi digital. Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa, secara umum kompetensi literasi digital Gen Z di lokasi penelitian berada pada kategori Sangat Baik (skor 3,3) yang mencakup aspek teknis maupun berpikir kritis.
Selain itu, analisis demografi menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kompetensi secara signifikan antara laki-laki dan perempuan.
Kemudian berdasarkan usia, kelompok pelajar SMA memiliki kompetensi tertinggi jika dibandingkan dengan kelompok usia lain. Sementara itu, dari segi geografi, Gen Z di wilayah perkotaan dan penyangga kota (urban/sub-urban) memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Gen Z di wilayah pinggiran.
Sementara itu, Dr. Thoriq memaparkan penelitian kolaboratifnya dengan peneliti asal KMITL Thailand yaitu, Jirarat Sitthiworachart dan Kanyarat Sriwisathiyakun yang berjudul "From Needs To Design: A Peer Assessment Activity For Enhancing Digital Learning Wellbeing In Lis Curricula". Penelitian tersebut merumuskan model Peer Assessment atau penilaian sejawat berbasis LMS Canvas untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan belajar digital (digital learning wellbeing) mahasiswa. Berdasarkan survei terhadap 900 mahasiswa dan validasi oleh 5 pakar, model intervensi ini terbukti efektif, fleksibel, serta meningkatkan motivasi belajar.
Penelitian tersebut tentunya tidak terlepas atas dukungan dari pihak Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. Diharapkan keikutsertaan ini dapat memperkuat kiprah dan kolaborasi akademik dosen UIN Sunan Kalijaga
di tingkat global, khususnya dalam merespons tantangan literasi digital untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.